Archive for Januari, 2009

Majas

1. Perumpamaan/ simile
Gaya bahasa perumpamaan memperbandingkan dua hal yang pada hakikatnya berlainan, tetapi dianggap sama.
Contoh : Kelakuan dua orang itu seperti anjing dan kucing

2. Metafora
Metafora adalah sejenis gaya bahsa perbandingan yang membandingkan dua hal secara implisit.
Contoh : Petrus sekarang menjadi sampah masyarakat

3. Personifikasi
Personifikasi, yang disebut pula penginsanan, adalah jenis gaya bahasa yang melekatkan sifat-sifat insani pada barang atau benda yang tidak bernyawa ataupun pad aide yang abstrak.
Contoh : Batu karang tetap tegak tegar meski ombak geram menerjang.

4. Antitesis
Antitesis adalah gaya bahasa yang mengandung gagasan-gagasan yang bertentangan yang dinyatakan dengan kata-kata yang berlawanan.
Contoh : Dia gembira atas kegagalanku dalam ujian.

5. Pleonasme
Pleonasme adalah penggunaan kata yang mubazir yang sebenarnya tidak perlu.
Contoh : Benda aneh itu rebang menuju langit tinggi.

6. Tautologi
Tautologi adalah jenis gaya bahasa dengan mengulang kata sama atau menggunakan kata yang memiliki kesamaan arti (bersinonim).
Contoh : Kepedihannya amat sangat menyengsarakan.

7. Perifrasis
Perifrasis adalah gaya bahasa yang dalam pernyataannya sengaja menggunakan frase yang sebenarnya dapat diganti dengan sebuah kata saja.
Contoh : Kami datang saat matahri telah tenggelam di ufuk barat.

8. Koreksio (Epanortosis)
Koreksio adalah gaya bahasa yang dalam pernyataannya mula-mula ingin menegaskan sesuatu, tetapi kemudian memeriksa dan memperbaiki mana-mana yang salah.
Contoh : Dia memuntahkan makannya, eh, maksud saya memakannya dengan lahap.

9. Hiperbola
Hiperbola adalah sejenis gaya bahasa yang mengandung pernyataan yang melebih-lebihkan baik jumlah ukuran, ataupun sifatnya dengan tujuan menekankan, memperhebat, meningkatkan kesan dan pengaruhnya.
Contoh : Pemikiran-pemikirannya tersebar ke seluruh dunia.

10. Litotes
Litotes adalah sejenis majas yang berupa pernyataan yang bersifat mengecilkankenyataan yang sebenarnya.
Contoh : Kedudukan saya ini sebenarnya tak ada artinya sama sekali.

11. Satire
Satire adalah gaya bahasa sejenis argumen atau puisi atau karangan yang berisi kritik sosial baik secara terang-terangan atau terselubung.
Contoh : –

12. Alegori
Alegori adalah gaya bahasa bercerita yang mengandung kiasan yang pada umumnya membandingkan manusia dengan gejala alam.
Contoh : Fabel Kancil dengan Harimau

13.Paradoks
Paradoks adalah gaya bahasa yang mengandung pernyataan yang seolah-olah berlawanan dengan fakta-fakta yang ada, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran.
Contoh : Anak itu merasa kesepian di tengah kota yang ramai ini

14. Klimaks
Klimaks adalah sejenis majas yang berupa susunan ungkapan yang makin lama makin mengandung penekanan atau makin meningkat kepentingannya dari gagasan atau ungkapan sebelumnya.
Contoh : Setiap guru yang berdiri di depan kelas, haruslah mengetahui, memahami dan menguasai bahan yang diajarkannya.

15.Antiklimaks
Antiklimaks merupakan kebalikan majas klimaks yaitu suatu pernyataan yang berisi gagasan-gagasan yang disusun dengan urutan dari yang penting hingga yang kurang penting.
Contoh : Bahasa Indonesia diajarkan kepada mahasiswa, siswa SLTA, SLTP, dan siswa SD.

16. Ironi
Ironi adalah sejenis majas yang berupa pernyataan yang isisnya bertentangan dengan kenyataan yang sebenarnya. (Sindiran)
Contoh : Bagus benar tulisanmu sehingga tak seorang pun bisa membacanya.

17. Sinisme
Sinisme adalah sejenis majas yang merupakan sindiran yang berbentuk kesangsian yang mengandung ejekan terhadap keikhlasan atau ketulusan hati. Seolah-olah menyanjung tetapi menyindir.
Contoh : Memang andalah tokoh yang sanggup menghancurkan desa ini dalam sekejap.

18. Sarkasme
Sarkasme adalah sejenis majas yang mengandung olok-olok atau sindiran yang pedas dan kasar.
Contoh : Kau memang benar-benar tak tahu adat!

19. Metonimia
Metonomia adalah sejenis majas yang menggunakan nama barang, orang, hal atau ciri sebagai pengganti barang itu sendiri.
Contoh : Timornyaa hilang saat parkir di halaman depan.

20. Sinekdoke
Sinekdoke adalah majas yang menyebutkan nama bagian sebagai pengganti nama keseluruhan atau sebaliknya.
Contoh : Pada idul adha tahun ini ayah berkorban dengan dua ekor kambing.

21. Alusio
Alusio adalah majas yang menunjuk secara tidak langsung kesuatu persitiwa atau tokoh yang telah umum dikenal orang.
Contoh : Apakan peristiwa Tanjung Priok akan terjadi di sini?

22. Eufinisme
Eufinisme adalah ungkapan yang lebih halus sebagai pengganti ungkapan yang dirasa lebih kasar yang dianggap merugikan atau yang tidak menyenagkan.
Contoh : Sebentar, saya mau ke kamar kecil dulu!

23.Antonosmasia
Antonosmasia adalah gaya bahasa yang berupa pernyataan yang menggunakan nama gelar resmi atau jabatan sebagai pengganti nama diri.
Contoh : Gubernur Sumatra Utara akan meresmikan pembukaan seminar.

24. Paralelisme, Anafora, Epifora
Paralelisme dalah gaya bahsa yang pengulangan biasanya terdapat dalam karya puisi. Pararelisme terbagi dua yaitu anafora dan epifora.
Contoh : Sunyi itu duka, kikisan laut

25. Mesodiplosis
Mesodiplosis adalah sejenis majas berupa pengulangan kata atau frase di tengah – tengah baris atau kalimat secara berturut-turut.
Contoh : Mega telah kusapa

26. Repetisi
Repetisi adalah gaya bahasa dengan mengulang kata atau sebagian kalimat yang dianggap pentinh untuk memberi tekanan dalam sebuah konteks.
Contoh : Tidak, tidak. Hanya dengan dancow lima menit.

27. Retoris
Retoris adalah gaya bahasa penegasan dengan menggunakan kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban.
Contoh : Apakah mungkin orang yang meniggal dapat hidup kembali.

28. Asindenton
Asindeton adalah semacam gaya bahasa yang berupa sebuah kalimat atau sebuah konstruksi yang mengandung kata-kata yang sejajar akan tetapi tidak dihubungkan dengan kata-kata penghubung.
Contoh : Ayah, ibu, anak merupakan inti sebuah keluarga.

29. Polesindeton
Polesideton adalah semacam gaya bahasa yang berupa sebuah kalimat atau sebuah konstruksi yang mengandung kata-kata yang sejajar dan dihubungkan dengan kata-kata penghubung.
Contoh : Pembangunan memerlukan sarana dan prasarana juga dana serta kemampuan pelaksana.

30. Tropen
Tropen adalah sejenis gaya bahasa yang mempergunakan ungkapan atau kata kiasan yang artinya sejajar dengan arti yang dimaksudkan.
Contoh : Baru saja ia terbang ke Surabaya. (maksudnya naik pesawat).

31. Kontradiksio interminis
Kontradiksio interminis adalah sejenis gaya bahasa berupa pernyataan yang isinya bertentangan dengan yang sudah dikemukakan semula.
Contoh : Seluruh siswa sudah hadir kecuali si Budi.

32. Elipsi
Elipsi adalah gaya bahasa yang mengucapkan kalimat sebahagian, karena lawan bicara sudah dianggap mengerti akan maksudnya.
Contoh : Mau dijelaskan lagi.

Iklan

Cerita Lucu

Melempar Granat Dari Helikopter

Tiga orang sedang duduk di dalam helikopter yang sedang mengudara. Orang pertama menggigit sebuah apel. Merasa terlalu manis, ia melemparkan apel tersebut keluar.

Orang kedua menggigit jeruk, tapi karena terlalu asam, ia pun membuangnya keluar. Orang ketiga menggigit granat dan karena terlalu keras, ia pun melemparnya keluar. Ketika heli mendarat, ketiga orang tersebut berjalan bersama-sama.

Mereka bertemu dengan seorang anak perempuan yang sedang menangis.

“Kamu kenapa menangis?” tanya mereka.
“Sebuah apel jatuh dari langit, menimpa anak kucingku, dan mati, hu.hu.hu.”

Mereka pun meneruskan perjalanan dan bertemu dengan seorang anak lelaki yang sedang menangis.

“Kenapa menangis?” tanya mereka.
“Sebuah jeruk jatuh dari langit, menimpa anak kelinciku, lalu mati, hu.hu.hu.”

Akhirnya mereka bertemu dengan seorang perempuan gendut yang tertawa terpingkal-pingkal sambil duduk jongkok.

“Ibu, kenapa tertawa?” tanya mereka.
“Tadi itu, saya kentut, eeee. bangunan di belakang saya langsung meledak, ha..ha..ha..”

Sosialisasi Menurut Pemikiran Mead

George Herbert Mead mengemukakan teori sosialisasi yang diuraikan dalam bukunya Mind, Self, Society. Mead mengemukakan tahap-tahap pengembangan diri (self) manusia. Manusia yang baru lahir belum mempunyai diri. Diri manusia berkembang secara bertahap melalui interaksi dengan anggota masyarakat lain. Menurut Mead pengembangan diri manusia ini berlangsung melalui beberapa tahap yaitu tahap play stage, tahap game stage, dan tahap generalized other.

Menurut Mead setiap anggota baru masyarakat harus mempelajari peranan-peranan yang ada dalam masyarakat-suatu proses yang dinamakannya pengambilan peranan (role taking). Dalam proses ini seseorang belajar untuk mengetahui peranan yang harus dijalankannya serta peranan yang harus dijalankan orang lain. Melalui penguasaan peranan yang ada dalam masyarakat ini seseorang dapat berinteraksi dengan orang lain.

Pada tahap pertama, play stage, merupakan suatu tahap di mana seorang anak mulai belajar mengambil peranan orang-orang yang berada di sekitarnya. Ia mulai menirukan peranan yang diajlankan orang tuanya atau orang dewasa lain dengan siapa ia sering berinteraksi. Dengan demikian sering dijumpai ketika anak kecil sedang bermain sering meniru peranan yang dijalankan oleh ayah, ibu, kakak, nenek, polisi, dokter, guru dan sebagainya. Namun dalam tahap ini anak belum bisa memahami isi peranan-peranan yang ditirunya. Misalnya seorang anak yang meniru mengenakan dasi kemudian pura-pura berangkat ke kantor, atau seorang yang berpura-pura menjadi polisi, petani, dokter – ia belum memahami mengapa ayah pergi ke kantor, mengapa dokter memeriksa pasien, atau mengapa petani mencangkul.

Pada tahap game stage, seorang anak tidak hanya telah mengetahui peranan yang haruis dijalankannya, tetapi telah pula mengetahui peranan yang harus dijalankan oleh orang lain dengan siapa ia berinteraksi. Contoh yang dikemukakan Mead ialah dalam suatu pertandingan : seorang anak yang bermain dalam suatu pertandingan tidak hanya mengetahui apa yang diharapkan orang lain darinya, tetapi juga apa yang diharapkan dari orang lain yang ikut bermain dalam pertandingan tersebut. Misalnya dalam suatu pertandingan sepak bola seorang pemain bola tahu peranan apa yang sedang ia jalankan, sekaligus juga mengetahui peranan para pemain lain, wasit, penjaga garis dan sebagainya. Menurut Mead pada tahap ini seseorang telah dapat mengambil peranan orang lain.

Pada tahap awal sosialisasi interaksi seorang anak biasanya terbatas pada sejumlah kecil orang lain, biasanya anggota keluarga, terutama ayah ibu. Oleh Mead orang-orang penting dalam proses sosialisasi ini dinamakan significant others. Pada tahap ketiga seseorang dianggap telah mampu mengambil peranan-peranan yang dijalankan orang lain dalam masyarakat, mampu mengambil peran generalized others. Ia telah mampu berinteraksi dengan orang lain dalam masyarakat karena telah memahami perannya sendiri serta peranan orang lain dengan siapa ia berinteraksi. Selaku anak ia telah memahami peranan yang dijalankan orang tua, selaku siswa ia memahami peranan guru, selaku anggota masyarakat ia memahami peranan para tokoh masyarakat. Menurut Mead orang tersebut telah mempunyai suatu diri. Dari pendapat Mead tersebut di atas nampak bahwa menurut Mead, diri seseorang terbentuk melalui interaksi dengan orang lain.

Bukittinggi

jam_gadang1

Town Bukittinggi is one of the Area Mount II in West Sumatra province, Indonesia. This wide of Town of region 25,24 km² and populate counted more or less 100.000 people. Its needs 2 hours to go to Bukitinggi from Padang. Bukittinggi encircled by three mounts such as Singgalang mount, Marapi mount and Sago mount

Town representing town birth of Bung Hatta, is a cultural town in West Sumatra and famous with Jam Gadang which represent Bukittinggi town symbol.
Besides owning tourism object potency, town have this cold atmosphere to represent one of the especial target area in the field of commerce in Sumatra island. Bukittinggi have known as by old of center sale of correct convection of him reside in Pasar Aur Kuning .

History

Ahmad Yani, main street in Bukittinggi
During governance of Dutch, Bukittinggi is always improved by its role in civic, from Gemetelyk Resort what is called pursuant to Stbl year 1828. Dutch have founded its defense citadel in the year 1825, what hitherto the defense citadel of draught there is still known as by Fortress Fort De Kock. This Town have been used also by Dutch as resort.

At a period of governance of Japan, Bukittinggi made as governmental operation center of its military for the area of Sumatra, even to Singapore and Thailand, because here domicile Military commandant to 25. At a period of/to this Bukittinggi have change name to from Taddsgemente Fort Kock de become Bukittinggi The Yes Sho ku which is its area is extended by including Sianok , Gadut, Kapau, Ampang, Batu Taba and gua Batabuah now all the things nowadays stay in Immeasurable Sub-Province area, in this Town also Japan army found biggest radio broadcaster for the island of Sumatra in order to fly the spirit of people to support importance fight Great Asia East of Jepang.
At a period to struggle independence of RI, Bukitinggi personate struggle town. From December 1948 up to June 1949, Bukittinggi showed as capital of Governance of Emergency Republic Of Indonesia (PDRI), after Yogyakarta fall into the hands of Dutch. Hereinafter Bukittinggi have become Sumatra provincial capital with its governor of Tengku Muhammad Hasan. Then PERPU no. 4 year 1959, Bukittinggi specified as capital of Middle Sumatra covering West Sumatra place, Jambi And Riau which now each that place have come to province alone.

Geografi
Geographically located Bukittinggi among 100,210 – 100,250BT degree an among 00.760 – 00,190 LS degree with height 909 – 941 metre above sea level, cool weather with temperature range from min 16,10 – 24,90 max.

Tourism
Bukittinggi have epithet as “Kota Wisata” because many of tourism object which there are in this town. Ngarai Sianok Dale represent one of the especial tourism object. Garden Panorama which located in conducive Bukittinggi town of tourist to see Ngarai Sianok panoramic view panoramic beauty. In Garden Panorama also there are cave of exmilitary cache of World War II Japan so called as Lobang Jepang.

In Garden Bundo Kanduang there are functioning Colossal House replica as museum culture of Minangkabau, connective Fort Kock de fortress and zoo by overpass of is so-called Jembatan Limpapeh. Overpass Limpapeh reside in to the Street A. Yani representing main road in Bukittinggi town

Pasar Atas is nearby Jam Gadang which represent center bustle of town. In Pasar Atas the which is crowded always there are a lot of seller crafting of typical present snack and bordir of West Sumatra like made Kerupuk Sanjai from cassava, and also Kerupuk Jangek made from cow or buffalo and Karak Kaliang, of a kind typical snack of Bukittinggi which in form of like number 8.

Maninjau Lake located about 36 km or about 45 journey minute with car from Bukittinggi town. Geographically, Bukittinggi, consist of hill.

And at the moment have also been woke up by modern shopping centre in bukittinggi.
Hotel which there are in Bukittinggi town among The Hills (previous of Novotel), Hotel Pusako, and other hotels.

Korupsi

Topik:

“Korupsi di Indonesia sudah menjadi budaya”

Jawaban : ya..

Karena, hal yang berkaitan dengan korupsi sering kali kita lihat dari hal yang kecil sampai hal yang besar. Di Indonesia hal hal kecil yang menyangkutkan nama korupsi itu sangat banyak kita temui di mana saja dan kapan saja. Kita lihat dari hal yang kecil dari bangku sekolahan, seperti sikap mencontek pada siswa yang akan meneruskan bangsa ini sampai zaman yang semakin canggih. Contoh yang lain seperti kelalaian – kelalaian dalam menggunakan waktu yang termasuk korupsi waktu.
Budaya adalah suatu kebiasaan yang sering dilakukan. Kita mengambil topik Korupsi itu menjadi budaya. Berarti maksud disini adalah Kebiasaan yang sering dilakukan adalah korupsi. Kita ambil arti korupsi adalah penyelewengan terhadap sesuatu untuk kepentingan diri sendiri dan orang lain yang tertentu saja. Kita lihat banyak sekali penyelewengan uang negara yang dilakukan para pejabat tinggi kita. Banyak sekali kasus setiap saat diungkap. Semuanya menjadi hal yang tidak asing lagi bagi kita.
Di Indonesia korupsi itu sudah tidak asing lagi didengar di telinga masyarakat Indonesia. Kalau di negara lain, mendengar kata korupsi itu hatinya menjadi takut akan banyaknya kerugian yang akan ditimbulkan. Kerugian yang akan timbul tidak hanya satu. Kita contohkan contoh yang terjadi pada bangku sekolahan, yaitu mencontek. Mencontek adalah sesuatu perbuatan tercela dimana orang disini mengambil jawaban yang bukan hak miliknya. Kerugiannya adalah anak tadi tidak dapat merobah sifat kebiasaannya itu karena tidak ada yang memotivasi dirinya menjadi lebih baik. Andaikan dia menjadi pejabat bangsa, cara berpikir yang tidak luwes dan cemerlang, pasti dia hanya mengambil jalan jalan pintas yang pasti untuk dilakukan.

oBaMa eLecTioN

Obama

Barack Obama, a 47-year-old first-term senator from Illinois, shattered more than 200 years of history Tuesday night by winning election as the first African-American president of the United States. A crowd of nearly a quarter-million jammed Grant Park and the surrounding area in Chicago, where Obama addressed the nation for the first time as its president-elect at midnight ET. Hundreds of thousands more — Mayor Richard Daley said he would not be surprised if a million Chicagoans jammed the streets — watched on a large television screen outside the park. “If there is anyone out there who doubts that America is a place where anything is possible, who still wonders if the dream of our founders is alive in our time, who still questions the power of our democracy, tonight is your answer,” Obama declared. Story continues below ↓ advertisement | your ad here “Young and old, rich and poor, Democrat and Republican, black, white, Hispanic, Asian, Native American, gay, straight, disabled and not disabled, Americans have sent a message to the world that we have never been just a collection of red states and blue states,” he said. “We have been and always will be the United States of America. “It’s been a long time coming, but tonight, because of what we did on this day, in this election, at this defining moment, change has come to America,” he said to a long roar. McCain notes history in the making Obama congratulated his opponent, Republican Sen. John McCain of Arizona, for his “unimaginable” service to the United States, first as a prisoner of war for 5½ years in North Vietnam and then for nearly three decades in Congress. McCain called Obama to offer his congratulations at 11 p.m. ET, Obama’s chief spokesman, Robert Gibbs, told NBC News. Obama thanked McCain for his “class and honor” during the campaign and said he was eager to sit down and talk about how the two of them could work together. ‘Change has come to America’ Nov. 4: Barack Obama tells more than 125,000 people in Chicago, “If there’s anybody out there who still questions … the power of our democracy, tonight is your answer.” “The American people have spoken, and they have spoken clearly,” McCain told supporters in Phoenix, saying that he “recognized the special significance” Obama’s victory had for African-Americans. “We both recognize that though we have come a long way from the old injustices that once stained our nation’s reputation and denied some Americans the full blessings of American citizenship, the memory of them still have the power to wound,” McCain said. “Let there be no reason for any American to fail to cherish their citizenship in this, the greatest nation on Earth,” said McCain, who pledged his support and help for the new president. President Bush called to congratulate Obama and promise a smooth transition of power on Jan. 20, White House spokeswoman Dana Perino said. “Mr. President-elect, congratulations to you. What an awesome night for you, your family and your supporters,” said Bush, who invited Obama and his family to visit the White House as soon as it was convenient. The president also called McCain to say that he was proud of the senator’s efforts and that he was “sorry it didn’t work out.” “You didn’t leave anything on the playing field,” Bush said. Broad, deep victory Campaigning as a technocratic agent of change and not a pathbreaking civil rights figure, Obama swept to victory over McCain, whose running mate, Alaska Gov. Sarah Palin, was seeking to become the nation’s first female vice president. Obama beat McCain by 52 percent to 46 percent, and he could realistically claim a mandate with nearly two-thirds of the Electoral College. As of Wednesday afternoon, he had 349 electoral votes compared to 173 for McCain, with only North Carolina and Nebraska’s 2nd Congressional District left to declare. And Obama should have a strongly supportive Congress to work with. Not since 1993 has an incoming president had such strong majorities in both houses of Congress. Democrats will hold 258 of the 435 seats in the House and at least 54 of the 100 seats in the Senate, where t wo independents also caucus with the party. Four seats remained undecided, meaning the party mathematically could reach a procedurally important “supermajority” of 60 or more votes in the Senate, but NBC News projected that it would not reach that threshold

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!